storytelling/rock and the weasel

hi hyungki dan hyung ker yang sudah pada ngunggu kabar update terbaru tentang berita atau informasi dari hyung…
hari in hyung akan memberikan sebuah kiriman yang unsurnya berupa cerita pendek untuk sekedar dibaca ….

The Rock and the Weasel

Long ago a weasel came to a forest near Phakchong. He saw many mice there. Weasels like to eat mice, so the weasel decided to stay in the forest. One day, the weasel found a place to sleep in a hole beneath a bush. The next day he walked to the top of a small hill. On the hilltop was a rock. The weasel decided to sit on the rock.

“Who’s there?” Asked the rock. “Whoever you are, don’t sit on me.”

“I’ll sit here as long as I like,” said the weasel. “After all, you’re not going anywhere.”

The rock sighed, for there was nothing he could do. The weasel sat back on his hind legs. He raised his forelegs in front of him, looked at the sky, and pretended to pray. At sunset the weasel walked down the hill to his home. He did the same thing the next day, and the next day, and the next day after that.

Soon the mice became curious about the weasel. They watched him for several days. Finally they chose one brave mouse to ask the weasel what he was doing. The brave mouse climbed the hill.

“What are you doing?” asked the mouse.

“I’m praying,” replied the weasel.

The mouse ran back down the hill. He told the other mice that the weasel was praying. The mice decided that the weasel was a very great animal. They also thought he must be a very good animal. That evening they waited for him at the bottom of the hill.

“We want to pay our respects’ to you,” said their leader.

The mice walked around the weasel three times. Then they went home. They did not notice that one mouse was missing.

Each night after that the mice waited for the weasel. Each night he came down from the hilltop. Each night the mice walked around him three times, and each night the weasel ate one mouse.This went on for several months. Finally the leader of the mice noticed something. The forest had fewer mice than before. He called a meeting of all the mice.

“Something is wrong,” said the leader. “Mice are disappearing, I thing the weasel is eating our friends and relations”.

The mice decided to look at the weasel’s home. They went the next day, while the weasel was on the rock. In the weasel’s hole they found a large pile of mouse bone. The mice ran back to the leader who told them what to do.

That evening most of the mice waited at the bottom of the hill. Some of the stronger mice walked up behind the hill. At the sundown the weasel stepped off the rock, and it began to move. The rock rolled down the hill, but the weasel didn’t hear it coming. He was thinking about his dinner. The rock landed on the weasel.

“Get off,” cried the weasel. “Don’t sit on me.”

“I’ll sit here as long as I like,” said the rock. “After all, I’m not going anywhere.”

Cerita Inggris Indonesia: The Rock dan Musang – Dulu musang datang ke hutan dekat Phakchong. Ia melihat banyak tikus di sana. Musang suka makan tikus, sehingga musang memutuskan untuk tinggal di hutan.Pertama, musang menemukan tempat untuk tidur di sebuah lubang di bawah semak-semak. Hari berikutnya ia berjalan ke puncak sebuah bukit kecil. Di puncak bukit itu batu. Musang memutuskan untuk duduk di atas batu.

“Siapa disana? Tanya batu. “Siapa pun Anda, tidak duduk pada saya.”

“Aku akan duduk di sini selama yang saya suka,” kata musang. “Setelah semua, Anda tidak akan berhasil.”
Batu mendesah, untuk tidak ada yang bisa ia lakukan. Musang duduk kembali di kaki belakangnya. Dia mengangkat kaki depan di depannya, menatap langit, dan pura-pura untuk berdoa. Saat matahari terbenam musang berjalan menuruni bukit ke rumahnya. Dia melakukan hal yang sama pada hari berikutnya, dan hari berikutnya, dan hari berikutnya setelah itu.

Segera tikus menjadi penasaran musang. Mereka menyaksikan dia selama beberapa hari. Akhirnya mereka memilih salah satu tikus berani untuk meminta musang apa yang dia lakukan. Mouse berani mendaki bukit.

“Apa yang kau lakukan?” Tanya mouse.

“Saya berdoa,” jawab musang.

Mouse berlari kembali menuruni bukit. Dia mengatakan kepada tikus lain yang musang itu berdoa. Tikus memutuskan bahwa musang adalah hewan yang sangat besar. Mereka juga berpikir ia harus menjadi hewan yang sangat baik. Malam itu mereka menunggu dia di bawah bukit.

“Kami ingin memberikan penghormatan kami kepada Anda,” kata pemimpin mereka.

Tikus berjalan musang tiga kali. Lalu mereka pulang. Mereka tidak menyadari bahwa salah satu tikus hilang.
Setiap malam setelah itu tikus menunggu musang. Setiap malam ia turun dari puncak bukit. Setiap malam tikus berjalan sekitar tiga kali, dan setiap malam musang makan satu tikus.

Hal ini berlangsung selama beberapa bulan. Akhirnya pemimpin tikus melihat sesuatu. Hutan memiliki tikus yang lebih sedikit dari sebelumnya. Dia menyebut pertemuan semua tikus.

“Ada yang salah,” kata pemimpin. “Tikus menghilang, aku hal musang yang makan teman-teman dan hubungan kami.

Tikus memutuskan untuk melihat rumah musang itu. Mereka pergi keesokan harinya, sementara musang itu di atas batu. Di lubang musang, mereka menemukan tumpukan besar tulang tikus. Tikus berlari kembali ke pemimpin yang memberitahu mereka apa yang harus dilakukan.

Malam itu sebagian besar tikus menunggu di bawah bukit. Beberapa tikus kuat berjalan di belakang bukit. Saat matahari terbenam musang yang turun dari batu, dan mulai bergerak. Batu berguling menuruni bukit, tapi musang tidak mendengarnya datang. Dia sedang memikirkan makan malam.

Batu mendarat di musang.”Turun,” teriak musang. “Jangan duduk pada saya.””Aku akan duduk di sini selama yang saya suka,” kata batu. “Setelah semua, aku tidak akan kemana-mana.”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s